Boleh sedih, kecewa, ambyar ; tapi jangan nyerah

Sayang
Lekaslah pulang,
aku sudah menunggumu datang,
tanpamu hatiku gamang

Aku sendiri di bibir pantai,
menerawang jauh ke arah sebrang
berlari cepat ketika ada kapal bersandar
tak ada kamu, hatiku ambyar


Aku semakin tersadar
tentangku telah lama kau bakar
semua telah menjadi abu
kecuali rinduku yang tak mau berlalu

Selamat berbahagia, salam pada cerita baru
Di sini cerita tentangmu akan tetap abadi dalam aksaraku

Jakarta, 19

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Balasan surat ke-8 dan 9

Ini tentang aku dan kamu, bukan kita

R A G U